|
Di Eropa, langkah anti plastik
yang tegas mendapat dukungan masyarakat luas. Para pengecer di
Modbury, Inggris, sebagai contoh, berkomitmen untuk melarang plastik
sama sekali. Berita terakhir mengutip data statistik bahwa bahwa
bahan pengemas yang ada dimana-mana ini memerlukan 500 tahun untuk
terurai di tempat pembuangan akhir. Bagaimana kita tahu?
Sebenarnya kita tidak tahu.
Kantong plastik baru ada di dunia ini selama kurang lebih 50 tahun,
karenanya tidak ada bukti mengenai berapa lama kantong plastik itu
hancur menjadi kompos.
Guna memperkirakan umur plastik
yang lama ini, para ilmuawan melakukan percobaan yang dinamakan
”respirometry test”. Didalam percobaan ini, sampah padat seperti
kertas koran, kulit pisang atau kantong plastik – ditempatkan pada
suatu becana yang berisi mikroba yang kaya dengan kompos, dan
kemudian diangin-anginkan.
Selama beberapa hari, mikro
organisme berasimilasi dengan sampel tersebut sedikit demi sedikit
dan menghasilkan karbon dioksida; dan adanya CO2 menunjukkan
terjadinya degradasi.
Percobaan "respirometry" berhasil
dengan baik pada kertas koran dan kulit pisang. Kertas koran
membutuhkan dua sampai lima bulan untuk terbiodegradasi dalam
tumpukan kompos; kulit pisang hanya membutuhkan waktu beberapa hari.
Akan tetapi ketika para ilmuawan menguji tas belanja plastik – tidak
ada produksi gas CO2 dan tidak terjadi adannya dekomposisasi. Kenapa?
Tas belanja plastik yang paling umum – yang anda sering dapatkan
dari toko swalayan – terbuat dari polyethylene, bahan polymner
buatan manusia yang tidak dikenal oleh mrikro organime sebagai
makanan!!
Sampah Plastik di TPA
Bantar Gebang |
Kesimpulannya:
Plastik yang kita buang sekarang akan masih ada di
lingkungan kita pada tahun 2507 dan jumlahnya terus
bertambah dan menjadi bahan yang mencemari |
lingkungan bagi generasi kita
mendatang, anak, cucu dan cicit kita .... Apakah kita perduli? |