coolcitibags

 

 
  Menciptakan HEBDEN BRIDGE yang bebas plastik

      Minggu tanggal 24 Juni 2007 anda akan melihat Hebden Bridge langkah awal menuju bebas tas plastik. HEBDEN BRIDGE adalah pinggiran kota LONDON, kalau di Jakarta seperti Bekasilah..
 Alun-alun kota akan kembali menjadi kota asal sejarah tekstil dimana masyarakat akan mendapatkan kesempatan untuk membuat tas kain yang dapat dipakai ulang. Antara jam 11 sampai jam 15 masyarakat akan dapat menggunakan mesin jahit di alun alun untuk mendapatkan tas belanja kain mereka. ”Ini adalah cara yang bagus untuk meningkatkan citra kota dan terlibat dalam membuat perubahan di lingkungan kita” kata Nader Fekri Walikota Hebden Royd.

Pedagang dan penduduk Hebden Bridge mengajukan tuntutan untuk meninggalkan tas belanja plastik. Dari 100 toko yang ada dikota, sudah 25 toko yang telah meniadakan tas belanja plastik ditoko mereka. Penjual daging Maskills, Toko Valley, Toko Holts dan Studio Seven serta Percetakan Lambert adalah diantara toko-toko di Hebden yang berminat untuk menuju bebas plastik. Pemerintah kota berniat untuk mengirimkan sebuah tas kepada setiap rumah tangga dengan poster yang menjelaskan alasan kenapa mereka harus mengakhiri penggunaan plastik , dan tas kain buatan Hebden Bridge akan dijual pada musim semi yang akan datang.

Mengikuti jejak kota Modbury di Devon, kota bebas plastik yang pertama di Inggris, Hebben Bridge akan menjadi kota terbesar di Eropa yang bebas plastik. Bangga dengan pertokokaannya yang mandiri, dan diakui oleh Survey Clone Towns sebagai kota yang tidak ada badutnya, dan dicap sebagai kota nomor empat yang paling ”funky” oleh majalah Inggris High Life, Hebden Bridge mempunyai reputasi sebagai kota yang memelihara lingkungannya dan kota yang paling terkemuka dalam menarik para wisatawan dengan toko-tokonya yang menarik untuk dikunjungi

Gerakan untuk melarang tas plastik sedang berkembang, dengan kampanye nasional Natal Tanpa Plastik yang akan datang, yang digerakkan oleh para pedagang terkemuka di negara tersebut untuk mengurangi penggunaan plastik dan semakin meningkatkan tekanan kepada pemerintah untuk mengikuti langkah Irlandia dengan cukai plastiknya.

Kampanye Hebden Bridge akan menganjurkan masyarakat untuk tetap menyimpan tas lamanya untuk dipakai membungkus barang yang akan dibuang pada tempat sampah daur ulang, sementara mereka kembali ke tas jahit.

Ikuti berita mengenai kampanye Hebden Bridge Bebas Plastik selama musim panas ini. Untuk informasi mengenai kampanye bagian tas wanita di 01422 844350, 01422 842791 atau email bag.ladies@hotmail.com

Fakta mengenai Plastik

80% sampah lautan bersumber dari daratan dan 80% diantaranya adalah plastik

Kebanyakan sampah lautan terdiri dari bahan plastik. Komposisinya bervariasi dari 60% sampai 80% rata-rata.

Sumber: Gregory, M.R., Ryan, P.G. 1997. Pelagic plastics and other seaborne persistent synthetic debris: a review of Southern Hemisphere perspectives. In Coe, J.M., Rogers, D.B. (Eds.), Marine Debris- Sources, Impacts, Solutions. Springer-Verlag, New York, Halaman.49-66.

Hampir 80% sampah lautan berasal dari daratan

Sumber: Faris, J. and Hart, K., Seas of Debris: A Summary of the Third International Conference on Marine Debris, N.C. Sea Grant College Program and NOAA, 1994

Kebanyakan sampah daratan terbawa kelaut melalui angin topan dan aliran sungai. Sumber utama plastik dan sampah buatan manusia lainnya termasuk: sampah (kebanyakan tas dan kemasan sekali pakai), limbah industri, pengangkutan sampah, tempat pembuangan akhir, limbah konstruksi, dan sampah dari usaha komersil dan tempat-tempat umum. Sumber: Algalita Marine Research Foundation

Karena plastik tidak terbiodegradasi, tidak adanya mikro organisme yang dapat mengurai bahan polymer tersebut. Melainkan, plastik melalu proses yang disebut photo degradasi, dimana sinar matahari memecah plastik menjadi partikel partikel kecil dan akhirnya menjadi debu. Akan tetapi plastik tetap plastik. Lautan sangat rentan terhadap pulusi plastik. Karena lautan lebih dingin, dibutuhkan waktu yang lebih lama bagi plastik untuk hancur dengan sinar matahari. Bahan plastik dapat mengikat dan menahan bahan-bahan seperti PCB dan DDT. PCB adalah bahan polusi organik yang keras dan telah memasuki lingkungan melalui penggunaan dan pembuangannya. PCB telah dilarang karena diakui sebagai pneyebab kanker. DDT adalah bahan pestisida yang telah dilarang di Inggris pada tahun 1984
Sumber: Algalita Marine Research Foundation

Ikan hiu dengan lingkaran plastik pada mulut dan insangnya tertangkap di Brazil
Sumber: Sazima, I. Gadig, O.B.F. Namora, R.C. Motta, F.S. Plastic debris collars on juvenile carcharhinid sharks (Rhizoprionodon lalandii) in southwest Atlantic. Marine Pollution Bulletin, Volume 44, Issue 10, October 2002, halaman. 1149-1151

Dunia menghasilkan 200 juta ton plastik setiap tahun. Sekitar separuhnya digunakan sebagai bahan kemasan sekali pakai yang langsung dibuang. Sampah plastik terakumulasi di tempat pembuangan akhir dan menimbulkan masalah yang terus berkembang.
Sumber: Dr Richard Thompson. Marine Ecologist at the University of Plymouth.

Disetiap kilometer pantai di Inggris didapati 2,000 sampah plastik:
Sumber: Marine Conservation Society.

Diseluruh dunia lebih dari satu juta dan 100 ribu biota laut dan kura-kura mati setiap tahun karena terjerat atau mencerna plastik
Sumber: LAIST 1997

Diseluruh dunia setiap tahun, 1,2 trilion tas plastik dipakai. - setiap orang dewasa mengkonsumsi 300 tas - satu juta tas setiap menit - rata rata kita menggunakan tas plastik hanya 12 menit sebelum membuangnya
Sumber: United Nations Environmental Programme


Rekomendasikan ke teman untuk membaca ini
Nama anda:

Email Anda:

Email Teman Anda:

Pesan Anda (optional)


Home | Masalah Plastik | Trend Dunia | Tas Ramah Lingkungan | Kontak