|
Alun-alun kota akan kembali
menjadi kota asal sejarah tekstil dimana masyarakat akan mendapatkan
kesempatan untuk membuat tas kain yang dapat dipakai ulang. Antara
jam 11 sampai jam 15 masyarakat akan dapat menggunakan mesin jahit
di alun alun untuk mendapatkan tas belanja kain mereka. ”Ini adalah
cara yang bagus untuk meningkatkan citra kota dan terlibat dalam
membuat perubahan di lingkungan kita” kata Nader Fekri Walikota
Hebden Royd.
Pedagang dan penduduk Hebden
Bridge mengajukan tuntutan untuk meninggalkan tas belanja plastik.
Dari 100 toko yang ada dikota, sudah 25 toko yang telah meniadakan
tas belanja plastik ditoko mereka. Penjual daging Maskills, Toko
Valley, Toko Holts dan Studio Seven serta Percetakan Lambert adalah
diantara toko-toko di Hebden yang berminat untuk menuju bebas
plastik. Pemerintah kota berniat untuk mengirimkan sebuah tas kepada
setiap rumah tangga dengan poster yang menjelaskan alasan kenapa
mereka harus mengakhiri penggunaan plastik , dan tas kain buatan
Hebden Bridge akan dijual pada musim semi yang akan datang.
Mengikuti jejak kota Modbury di
Devon, kota bebas plastik yang pertama di Inggris, Hebben Bridge
akan menjadi kota terbesar di Eropa yang bebas plastik. Bangga
dengan pertokokaannya yang mandiri, dan diakui oleh Survey Clone
Towns sebagai kota yang tidak ada badutnya, dan dicap sebagai kota
nomor empat yang paling ”funky” oleh majalah Inggris High Life,
Hebden Bridge mempunyai reputasi sebagai kota yang memelihara
lingkungannya dan kota yang paling terkemuka dalam menarik para
wisatawan dengan toko-tokonya yang menarik untuk dikunjungi
Gerakan untuk melarang tas plastik
sedang berkembang, dengan kampanye nasional
Natal Tanpa Plastik
yang akan datang, yang digerakkan oleh para pedagang terkemuka di
negara tersebut untuk mengurangi penggunaan plastik dan semakin
meningkatkan tekanan kepada pemerintah untuk mengikuti langkah
Irlandia dengan cukai plastiknya.
Kampanye Hebden Bridge akan
menganjurkan masyarakat untuk tetap menyimpan tas lamanya untuk
dipakai membungkus barang yang akan dibuang pada tempat sampah daur
ulang, sementara mereka kembali ke tas jahit.
Ikuti berita mengenai kampanye
Hebden Bridge Bebas Plastik selama musim panas ini. Untuk informasi
mengenai kampanye bagian tas wanita di 01422 844350, 01422 842791
atau email bag.ladies@hotmail.com
Fakta mengenai Plastik
80% sampah lautan bersumber dari
daratan dan 80% diantaranya adalah plastik
Kebanyakan sampah lautan terdiri
dari bahan plastik. Komposisinya bervariasi dari 60% sampai 80%
rata-rata.
Sumber: Gregory, M.R.,
Ryan, P.G. 1997. Pelagic plastics and other seaborne persistent
synthetic debris: a review of Southern Hemisphere perspectives. In
Coe, J.M., Rogers, D.B. (Eds.), Marine Debris- Sources, Impacts,
Solutions. Springer-Verlag, New York, Halaman.49-66.
Hampir 80% sampah lautan berasal
dari daratan
Sumber: Faris, J. and
Hart, K., Seas of Debris: A Summary of the Third International
Conference on Marine Debris, N.C. Sea Grant College Program and NOAA,
1994
Kebanyakan sampah daratan terbawa
kelaut melalui angin topan dan aliran sungai. Sumber utama plastik
dan sampah buatan manusia lainnya termasuk: sampah (kebanyakan tas
dan kemasan sekali pakai), limbah industri, pengangkutan sampah,
tempat pembuangan akhir, limbah konstruksi, dan sampah dari usaha
komersil dan tempat-tempat umum. Sumber: Algalita Marine
Research Foundation
Karena plastik tidak
terbiodegradasi, tidak adanya mikro organisme yang dapat mengurai
bahan polymer tersebut. Melainkan, plastik melalu proses yang
disebut photo degradasi, dimana sinar matahari memecah plastik
menjadi partikel partikel kecil dan akhirnya menjadi debu. Akan
tetapi plastik tetap plastik. Lautan sangat rentan terhadap pulusi
plastik. Karena lautan lebih dingin, dibutuhkan waktu yang lebih
lama bagi plastik untuk hancur dengan sinar matahari. Bahan plastik
dapat mengikat dan menahan bahan-bahan seperti PCB dan DDT. PCB
adalah bahan polusi organik yang keras dan telah memasuki lingkungan
melalui penggunaan dan pembuangannya. PCB telah dilarang karena
diakui sebagai pneyebab kanker. DDT adalah bahan pestisida yang
telah dilarang di Inggris pada tahun 1984
Sumber: Algalita Marine Research Foundation
Ikan hiu dengan lingkaran plastik
pada mulut dan insangnya tertangkap di Brazil
Sumber: Sazima, I. Gadig, O.B.F. Namora, R.C. Motta, F.S.
Plastic debris collars on juvenile carcharhinid sharks (Rhizoprionodon
lalandii) in southwest Atlantic. Marine Pollution Bulletin, Volume
44, Issue 10, October 2002, halaman. 1149-1151
Dunia menghasilkan 200 juta ton
plastik setiap tahun. Sekitar separuhnya digunakan sebagai bahan
kemasan sekali pakai yang langsung dibuang. Sampah plastik
terakumulasi di tempat pembuangan akhir dan menimbulkan masalah yang
terus berkembang.
Sumber: Dr Richard Thompson. Marine Ecologist at the
University of Plymouth.
Disetiap kilometer pantai di
Inggris didapati 2,000 sampah plastik:
Sumber: Marine Conservation Society.
Diseluruh dunia lebih dari satu
juta dan 100 ribu biota laut dan kura-kura mati setiap tahun karena
terjerat atau mencerna plastik
Sumber: LAIST 1997
Diseluruh dunia setiap tahun, 1,2
trilion tas plastik dipakai. - setiap orang dewasa mengkonsumsi 300
tas - satu juta tas setiap menit - rata rata kita menggunakan tas
plastik hanya 12 menit sebelum membuangnya
Sumber: United Nations Environmental Programme |