coolcitibags

 

 
Pelarangan Plastik Untuk Mencegah Banjir di India

      Pemerintah negara bagian Assam India, hari Selasa hari ini tanggal 19 Juni 2007 menerapkan peraturan pelarangan penggunaan plastik dan bahan polythene
 untuk mencegah saluran air tersumbat  setelah hujan lebat membanjiri Guwahati, yang melumpuhkan kota selama hampir empat jam

Keputusan untuk melarang penggunaan plastik dan polythene salah satu langkah yang diambil untuk mencegah penyumbatan saluran air. Larangan itu akan berlaku sangat ketat dan akan ada hukuman seperti penjara bagi para pelanggarnya. Himanta Biswa Sarma, Menteri Pembangunan Guwahati memberitahu para wartawan.

Larangan tersebut berlaku untuk tiga bulan di kota Guwahati saja. Kebanyakan, tas plastik dan polythene yang menyumbat saluran air, katanya

Menteri mengatakan sebuah rancangan rencana jangka panjang diharapkan akan mulai berlaku bulan Agustus ini dapat mengurangi masalah tersumbatnya saluran air di Guwahati dengan sasaran pokok untuk menghentikan masyarakat membangun rumah dibukit-bukit sekeliling kota, disamping untuk melestarikan sumber mata air

‘Kalau kita tidak bisa menstabilkan bukit dan mencegah pengrusakan atas bukit-bukit dan menciptakan daerah yang sensitip terhadap lingkungan disekitar Guwahati, masalah penyumbatan akan terus berlanjut. Seberapa banyak saluranpun tidak akan menyelesaikan permasalahannya

“Jikalau kita hendak menyelamatkan Guwahati dari banjir dan genangan air, kita harus menerapkan rencana master plan tersebut dan mengambil langkah guna mencegah bukit-bukit itu dijadikan hunian. Mereka yang tinggal dibukit-bukit selama 15 tahun tidak akan terkena peraturan tersebut” Demikian kata sang menteri

Sumber: India eNews


Rekomendasikan ke teman untuk membaca ini
Nama anda:

Email Anda:

Email Teman Anda:

Pesan Anda (optional)


Home | Masalah Plastik | Trend Dunia | Tas Ramah Lingkungan | Kontak