coolcitibags

 

 
Kampanye Natal 2007 tanpa kantong plastik

      Para pelanggan dan pemilik toko dihimbau untuk bergabung dalam suatu kampanye untuk membuat Natal tahun ini, bebas plastik untuk pertama kalinya di Inggris
Suatu organisasi nirlaba ”We Are What We Do”, mengatakan membawa plastik hendaknya tidak dapat diterima seperti mengenakan mantel dari bulu hewan. ,

Toko-toko akan memasang poster ” Plastik bukan Tas Saya” sementara pelanggan akan dihimbau untuk menggunakan tas ramah lingkungan yang dapat dipakai ulang

Kelompok ini pulalah yang mempromosikan tas rancangan Anya Hindmarch yang laris ”I am Not a Plastic Bag” atau ”Saya Bukan Tas Plastik”

Tidak modis

Toko Swalayan Virgin Megastores, salon kecantikan Dermalogica dan sejumlah pengecer kecil telah menjanjikan dukungan mereka dalam Kampanye Natal tersebut dan kelompok ini berharap pada dimulainya kampanye resmi hari Kamis tanggal 15 Juni 2007 ini akan mengikut sertakan lebih banyak pengecer.

Kelompok ini menargetkan disetiap pintu pertokoan akan memasang poster ”Plastik Bukan Tas Saya”, disemua jalan besar dinegara tersebut pada hari Natal nanti

Toko-toko akan diminta untuk tidak secara serta merta memberikan tas plastik, sementara pelanggan akan dihimbau untuk tidak meminta kantong plastik kecuali benar-benar memerlukannya dan diminta untuk menggunakan kantong plastik lama atau membawa tas ramah lingkungan

Eugenie Harvey, salah seorang pendiri organisasi We Are What We Do mengatakan: “Akan sangat menyenangkan bila membawa kantong plastik sama tidak modisnya dengan mengenakan mantel bulu binatang pada hari Natal

”Tidak diragukan lagi bahwa sekarang ini ada kesadaran yang tinggi tentang lingkungan hidup. Kampanye ini tepat sekali untuk itu dan merupakan hal yang paling mudah yang dapat dilakukan oleh setiap orang untuk memperbaiki lingkungan – setiap kantong plastik yang kita ambil akan berakhir di tempat pembuangan akhir dan memerlukan 500 tahun untuk hancur

”Kecuali sangat terpaksa, tanyakan kediri anda apakah anda benar-benar memerlukan kantong plastik”

Dia menambahkan: ” Saya berharap masyarakat dapat bertindak lebih jauh dan membeli makanan yang tidak banyak bungkusnya dan membeli barang-barang produksi local”

Kelompok ini ditahun 2004 meluncurkan buku yang berjudul ” Change the World for a Fiver” atau ”Ubahlah Dunia dengan 5 Poundsterling” , yang memuat daftar petunjuk sederhana untuk meningkatkan kesehatan diri, masyarakat dan lingkungan

Petunjuk pertama dalam buku ini menganjurkan penolakan atas penggunaan tas atau kantong plastik di toko-toko

Tas Buangan

Dikatakan: ”Setiap orang dinegeri ini rata-rata menggunakan 167 kantong plastik setiap tahun. Seluruhnya 10 milyar tas setahun. Sebuah kantong plastik memerlukan 500 tahun untuk dapat hancur. Ada pilihan yaitu ”Tas Belanja”

Suatu pertemuan yang kebetulan dalam suatu pesta pernikahan antara salang seorang anggauta kelompok dengan suami Hindmarch, berakhir dengan diproduksinya tas belanja dari kain ” I'm Not A Plastic Bag” yang dijual seharga 5 poundsterling atau sekitar 90 ribu rupiah

Dalam waktu sejam terjual hampir 20,000 tas di jaringan toko swalayan Sainsbury, Inggris

Produksi tas berikutnya yang akan dijual dengan melalui undian bagi mereka yang telah berlangganan pemberitaan kelompok ini pada tanggal 20 Juni ini

Untuk menutup biaya produksi, harganya telah naik menjadi 7.5 poundsterling – walaupun tas ini telah terjual sampai 200 poundsterling di eBay baru-baru ini

David Miliband, Sekretaris Kementrial Lingkungan berbicara dengan BBC pada hari Minggu lalu mengatakan tas plastik buangan akan menjadi barang masa lalu dalam beberapa tahun mendatang

Pemerintah tidak mempunyai rencana untuk menerapkan cukai atau pungutan atas tas plastik, tetapi sedang bekerja sama dengan toko-toko swalayan untuk memastikan bahwa lebih banyak tas yang dipakai kembali atau tas yang dapat didaur ulang

Sumber: BBC News


Rekomendasikan ke teman untuk membaca ini
Nama anda:

Email Anda:

Email Teman Anda:

Pesan Anda (optional)


Home | Masalah Plastik | Trend Dunia | Tas Ramah Lingkungan | Kontak